Sabtu, 9 Januari 2016

Sedutan video ceramah Ulama Syiah Baqr al-Nimr yang menghina Sabahat Nabi.



Sedutan video ceramah Ulama Syiah Baqr al-Nimr yang menghina Sabahat Nabi. Beliau telahpun dihukum pancung oleh Kerajaan Arab Saudi kerana terlibat dalam terorisme atau keganasan domestik.



Beginilah sosok ulama Syi'ah Baqr al-Nimr ketika berada di podium membakar emosi umat Syi'ah di Arab Saudi.

Ia dieksekusi pemerintah Arab Saudi sebagai teroris, karena dituduh memicu kekerasan di daerah provinsi Timur negeri, tempat bermukimnya minoritas Syi'ah. Eksekusinya memicu kemarahan penganut Syi'ah di seluruh dunia.

Ingin tahu seperti apa sikap al-Nimr terhadap para Sahabat Nabi yang dihormati oleh kaum Muslimin, seperti Abu Bakar, Umar dan Utsman, serta Muawiyah, para Radhiyallahu 'Anhum?

Simak beberapa potong perkataannya di video ini



Siapa Nimr an-Nimr

Nimr an-Nimr dilahirkan tahun 1959 di daerah Awamiyah, daerah Qathif, Saudi timur. Termasuk tokoh besar syiah itsna ‘asyariah di daerah Qathif.

Yang membahayakan, dia memiliki pemikiran seperti Usamah bin Laden, mengkafirkan kaum muslimin, mengajak masyarakat untuk mengkafirkan semua pemerintah dan memberontak pemerintah. Hingga dia mengajak masyarakat Qathif – daerah mayoritas Syiah di Saudi – untuk melakukan pemberontakan, melepaskan diri dari wilayah Saudi.

Dalam cuplikan video berikut memperlihatkan pemikiran an-Nimr yang mengkafirkan para sahabat mulia, Abu Bakr, Umar, dan Utsman.

https://youtu.be/VISSeFusH1g

Di cuplikan pertama, dia menghina keluarga kerajaan, Nayef, dan Ibnu Fahd.

Di cuplikan kedua, dia provokasi memberontak, melepaskan wilayah Timur Saudi. Diperjuangkan kemerdekaannya sampai mati.

Di cuplikan ketiga, dia menghina Abu Bakr, Umar, dan Utsman telah merampas kekhalifahan Ali. Yang ini menjadi kebodohan sejarah terparah pada syiah. Titip pusat awal dari semua kesesatan syiah.

Selanjutnya, dia mulai cerita dusta,

Umar mengikat leher Ali, lalu menyeretnya..

Umar mematahkan tulang rusuk Fatimah…

Para sahabat tidak memiliki sifat adil…

Padahal salah satu putrinya Ali, Ummu Kultsum, dinikahkan dengan Umar bin Khatab.

Di cuplikan keempat, dia melaknati para sahabat, diantaranya sahabat Muawiyah.

Di cuplikan berikutnya, dia menyatakan, hanya syiah pintu surga. Orang sunni jika ingin masuk surga, mereka harus taubat dan menjadi syiah. Dan orang belum disebut syiah kecuali jika dia mengkafirkan para sahabat.

Di cuplikan berikutnya, dia ingin Bahrain dan Saudi timur masuk wilayah al-Faqih, wilayah kepemimpinan Syiah, tunduk kepada aturan para Mulah-Mulah syiah. Bahkan jika bisa, semua alam masuk wilayah al-Faqih.

Di cuplikan berikutnya, dia merasa heran, mengapa kaum muslimin mencintai para sahabat. Padahal para sahabat ingin membunuh Rasul, sahabat yang menjadi sebab umat ini tersesat.

Dengan semua ini, kami menyatakan, kami dan kamu, wahai an-Nimr, beda agama…